http://www.islamicaudiovideo.com/indonesian/index.php?pg=cats&CR=22
http://al-shia.com/html/id/books/Amaliah%20Praktis/02.htm
http://warteg.or.id/?pilih=quran&mod=yes&file=index&action=viewayat&surano=6&min=160&show=10
http://www.e-bacaan.com/
http://www.jannah.org/slideshow/
http://www.jannah.org/
http://www.geocities.com/cerita_agama/ramadhan_datang_lagi.htm
http://media.isnet.org/islam/Quraish/Wawasan/Puasa1.html
http://www.myquran.com/ramadhan/tarawih.htm
http://www.holidays.net/ramadan/
http://www.searchtruth.com/list.php
http://www.daawah.com/links/islam/puasa/
http://www.sufism.org/society/salaat/salaat.html
http://www.muslimconverts.com/prayer/how_to_pray.htm
http://www.meccamiles.com/edu/Prayer.asp
http://www.islam-usa.com/pray7.html
http://www.help-for-the-convert.net/instrutions.htm
http://www.muslim-canada.org/salaat.html
http://www.dr-umar-azam.com/prayers.htm
http://warteg.or.id/?pilih=quran&mod=yes
http://www.harunyahya.com/m_video_index.php
http://ms.wikipedia.org/wiki/Solat_Sunat_Tarawih
Solat sunnat Hajat dilaksanakan apabila seseorang ingin memohon sesuatu dari ALLAH s.w.t. Ianya dilaksanakan sebanyak dua rakaat diikuti dengan doa setelah memberi salam.
Di antara cara untuk menunaikan solat ini adalah seperti berikut:
Pada raka’at pertama selepas doa iftitah, baca surah Al-Fatihah diikuti dengan surah Al-Kafirun sebanyak 11 kali (atau boleh juga 3 kali).
Pada raka’at yang kedua, baca surah Al-Fatihah diikuti dengan surah Al-Ikhlas sebanyak 11 kali (atau boleh juga 3 kali). Selepas memberi salam, bacalah doa seperti berikut :

Ya Allah, sesungguhnya kami bermohon pertolongan Mu, kami meminta ampun dari Mu, kami memohon petunjuk dari Mu, kami beriman dengan Mu, kami berserah kepada Mu dan kami memuji Mu dengan segala kebaikan, kami mensyukuri dan tidak mengkufuri Mu, kami melepaskan diri daripada sesiapa yang durhaka kepada Mu.
Ya Allah, Engkau yang kami sembah dan kepada Engkau kami bersolat dan sujud, dan kepada Engkau jualah kami datang bergegas, kami mengharap rahmat Mu dan kami takut akan azab Mu kerana azab Mu yang sebenar akan menyusul mereka yang kufur.
Ya Allah, jauhkan kami dari bencana perang, bencana senjata yang memusnahkan, bencana segala macam penyakit dan kesusahan. Ya Allah, hentikanlah fitnah dan pertikaian yang terjadi di dunia hari ini. Bahawasanya fitnah ini boleh membawa bencana memusnahkan kesejahteraan dan keamanan.
Ya Allah, hindarkanlah umat manusia daripada sebarang perselisihan dan permusuhan yang membawa kepada kehilangan jiwa dan kerosakan hartabenda. Selamatkanlah institusi dan tempat-tempat suci Islam dari sebarang kemusnahan.
Ya Allah, selamatkanlah kami dari segala keburukan dan janganlah Engkau jadikan kami tempat turunnya bencana, hindarkanlah kami dari segala bala kerana tidak sesiapa yang dapat menghindarkannya melainkan Engkau, ya Allah.
Ya Allah, dengan Rahmat Mu dan kasih sayang Mu, jauhkanlah kami daripada kekontangan air, kenaikan harga barang, kezaliman, fitnah dan ujian, wabak serta penyakit yang menular dan segala macam bala di negeri kami ini dan negeri-negeri mereka yang beriman serta negeri-negeri mereka yang cinta kepada keadilan dan keamanan.
Ya Allah, tiada Tuhan melainkan Engkau, Allah yang Maha Penyantun dan Pemurah. Maha Suci Allah, Tuhan Pemelihara ‘Arasy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru seluruh alam, kepada Mu kami memohon rahmatMu, dan pengampunan Mu, dan keselamatan dari setiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa meliputi diri kami, melainkan Engkau mengampuni kami dan tidak ada sesuatu kesempitan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak ada pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaanMu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang. (Jika ada hajat lain, boleh disebutkan di sini).
Cukuplah Allah sebagai pelindung bagi kami, Dialah sebaik-baik yang diharapkan. Sebaik-baik Pelindung dan Penolong. Selawat dan salam dari Allah ke atas penghulu kami Nabi Muhammad serta keluarga dan sahabatnya. Maha Suci Tuhan yang empunya kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Sejahtera atas sekalian Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.
Al-Fatihah…..
Dikeluarkan oleh
Pejabat Mufti
b/p Majlis Ugama Islam Singapura
Things To do:
1. Terawih
2. Read Quran
(a) Quran In Malay
(b) Quran In English + Mp3
(c) Quran In Arab + Audio
3. Fasting….lah
Du'a Fasting:
نَوَيت٠صَومَ غَد٠عَنْ اَدَا ﺀ٠ÙÙŽØ±Ù’Ø¶Ù Ø´ÙŽÙ‡Ù’Ø±ÙØ±ÙŽÙ…َضَانَ هَذÙه٠السَّنَة٠لÙلَّه٠تَعَالَى
Nawaitu Suma Ghadin An Adaai Fardhi Syahri Ramadhaani Haatzihis Sanati lillahi Ta'ala.
Saya niat puasa esok hari fardu Ramadhan di tahun ini hanya karena Allah taala.
Don't forget your eating Du'a too => Du'a Break Fasting Du'a Before Eat
Du'a for Fasting
ÙˆÙŽØ¨ÙØµÙŽÙˆÙ’م٠غَد٠نَّوَيْتَ Ù…Ùنْ شَهْر٠رَمَضَانَ
Wa bisawmi ghadinn nawaiytu min shahri ramadan
When breaking the fast
اللَّهÙمَّ اÙنّÙÙ‰ Ù„ÙŽÙƒÙŽ صÙمْت٠وَبÙÙƒÙŽ امنْت٠وَ عَلى Ø±ÙØ²Ù’Ù‚ÙÙƒÙŽ اَÙْطَرْتÙ
Allahumma inni laka sumtu wa bika aamantu wa 'ala rizq-ika aftarthu
(O Allah! I fasted for You and I believe in You and I break my fast with Your sustenance)
ذَهَبَ الظَّمَأ٠وَ Ø§Ø¨Ù’ØªÙŽÙ„Ù‘ÙŽØªÙ Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙØ±ÙÙˆÙ‚ÙØŒ ÙˆÙŽ ثَبَتَ الأجْر٠إنْ شَاءَ اللَّهÙ
dhahabadh-dhama'u wab-tallatil 'urkkqi, wa thabatal arju inshaAllah
(The thrist is gone, the veins are moistened and the reward is confirmed, is Allah [Ta'ala] Wills)
Shalat Tarawih dalam bulan Ramadhan ialah shalat Tahajjud atau shalatul lail yang dilakukan pada malam-malam bulan lainnya. Sesudah membaca Al Fatihah pada setiap rakaat, lalu membaca ayat-ayat atau surah dari Al Quran . Bilangan rakaat shalat Tarawih sesuai sunnah Rasulullah SAW ialah 11 rakaat; terdiri dari 8 rakaat shalat Tarawih dan 3 rakaat shalat Witir. Sementara Umar bin Khatab r.a. mengerjakannya 20 rakaat dengan ditambah witir 3 rakaat. Shalat tarawih termasuk sunnah muakkad , boleh dikerjakan dengan berjamaah boleh juga sendiri.
Menurut pendapat Al Ghazali, dalam bukunya " Rahasia-rahasia Shalat" , walaupun dapat dikerjalan sendiri tanpa berjamaah, shalat Tarawih yang dilakukan secara berjama'ah lebih afdhal , sama seperti pendapat Umar r.a. , mengingat bahwa sebagian shalat nawafil telah disyariatkan dalam jama'ah, maka yang ini pun pantas dimasukkan ke dalam kelompok tersebut. Sedangkan alasan kekhawatiran timbulnya riya bila berjamaah, atau pun kemalasan bila sendirian, sudah jelas menyimpnag dari tujuan keutamaan berkumpul dalam suatu jama'ah. Barangkali, orang yang berpegang pada alasan tersebut ingin berkata bahwa melakukan shalat lebih baik daripada meninggalkannya karena malas, dan bahwa kemalasan (bila sendirian) lebih baik daripada riya (jika shalat jamaah). Demikian menurut Al Gazhali.
Cara Mengerjakan
2×4 rakaat + Witir, yaitu setiap 4 rakaat 1 kali salam, ditambah dengan witir 3 rakaat 1 kali salam.
4×2 rakaat + 3 rakaat witir, yaitu setiap 2 rakaat 1 kali salam, ditambah dengan witir 3 rakaat 1 kali salam.
Waktu shalat Tarawih ialah sejak selesai shalat Isya hingga terbit fajar.
http://www.myquran.com/shalat/s_tarawih.htm
Apakah arti tarawih itu? Kata tarawih adalah bentuk jamak dari kata tarwih, yang berasal dari kata raha yang artinya "mengambil istirahat". Shalat ini disebut shalat tarawih, karena orang yang menjalankan shalat ini mengambil istirahat sejenak setelah selesai salat sunnah ba'da isya dua rakaat. Shalat tarawih ini terdiri dari delapan rakaat, dibagi menjadi empat, masing-masing dua rakaat, kemudian dengan tiga rakaat shalat witir.
Sebenarnya shalat tarawih yang dilakukan di bulan Ramadhan merupakan shalat tahajjud yang dilaksanakan pada bulan-bulan biasa. Dengan kata lain, shalat tahajjud yang dilaksanakan dalam bulan Ramadhan itulah yang akhirnya menjelma menjadi shalat tarawih sekarang ini.
Rasulullah SAW sangat menaruh perhatian pada shalat tahajjud yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan ini. Dalam sebuah hadits, rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa bangun malam untuk menjalankan shalat dalam bulan Ramadhan, disertai iman, dan karena ingin memperoleh perkenan (ridha) ilahi, dosanya akan diampuni (HR Bukhari)". Dan ada pula hadis yang menerangkan bahwa Rasulullah membangunkan istri-istri beliau untuk menjalankan shalat tarawih (HR Bukhari). Kadang-kadang beliau pergi ke rumah putrinya, Siti Fatimah, dan suaminya, Sayyidina Ali k.w., supaya menjalankan shalat tahajjud bulan Ramadhan.
Demikian besarnya perhatian Rasulullah kepada shalat tahajjud dalam bulan Ramadhan, sehingga sebuah hadis menerangkan bahwa Rasulullah mempunyai sebuah kamar kecil di Masjid yang dibuat untuk beliau sendiri, dilengkapi dengan tikar, sebagai tempat menyendiri untuk menjalankan shalat tahajjud selama bulan Ramadhan. Pada suatu malam Rasulullah bangun untuk melaksanakan shalat tahajjud, tiba-tiba para sahabat yang berada di masjid melihat beliau, lalu mereka ikut bershalat, maka terjadilah shalat tarawih tersebut berjamaah, dengan Rasulullah sendiri sebagai imamnya. Pada malam berikutnya, orang-orang yang melakukan shalat tarawih berjamaah itu bertambah besar; dan pada malam ketiga, orang-orang yang ikut shalat tarawih berjamaah bertambah besar lagi. Tetapi pada malam keempat, Rasulullah tidak muncul untuk memimpin shalat tarawih berjamaah, sebab Rasulullah sangat khawatir, kalau-kalau kelak dikemudian hari, shalat tarawih itu akan dianggap sebagai shalat fardhu. Oleh karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya agarmenjalankan shalat tarawih di rumahnya masing-masing (HR Bukhari).
Dengan demikian, pada zaman Rasulullah, zaman Khalifah Abu Bakar, dan zaman permulaan Khalifah Umar, shalat tahajjud selama bulan Ramadhan dilakukan sendiri-sendiri di rumah masing-masing (HR Bukhari). Tetapi kemudian, Khalifah Umar mengadakan perubahan, yaitu shalat tahajjud pada bulan Ramadhan dilaksanakan secara berjamaah setelah melaksanakan shalat Isya. Umar bin Khattab sendiri mengatakan - seperti yang direkan oleh Imam Bukhari - bahwa perbuatannya itu adalah bid'ah, dan bahwa shalat yang dilakukan pada larut malam ketika orang-orang sedang tidur, itu lebih baik daripada shalat tarawih yang dilakukan pada permulaan malam. Walaupun demikian, bagi kebanyakan orang perubahan yang dilakukan oleh Khalifah Umar itu diterima dengan baik berdasarkan teladan Rasulullah SAW sendiri yang pernah melaksanakan shalat tahajjud berjamaah selama tiga malam berturut-turut.
Bila menerima sesuatu yang baik dan menggembirakan, kita di sunatkan sujud syukur. Taklah susah sangat nak buat sujud syukur ni.. tak sampai lima minit.
Rukun sujud syukur adalah seperti berikut:-
1. Niat
2. Takbiratul Ihram
3. Sujud (sekali sahaja)
4. Salam
Dan syarat2nya sama seperti hendak sembahyang fardhu, iaitu dalam wudhu, mengadap kiblat, menutup aurat dan sebagainya. Ini maknanya, anda boleh mulakan sujud syukur, dalam duduk (macam duduk antara dua sujud). Takbiratul ihram dan niat, terus sujud. Selepas bangun dari sujud, beri salam. Mudahkan?
Berikut adalah ayat yang digalakkan dibaca sewaktu sujud :
Maksudnya:
Telah sujud wajahku kepada (Allah,Zat) yang Menciptakannya, yang Membentuknya dan yang Membuka pendengarannya serta penglihatannya dengan daya dan kekuatanNya maka Maha berkat (serta maha tinggilah kelebihan) Allah sebaik-baik Pencipta2 Jika anda tak hafal yang ini, dan mahu mengerjakan sujud syukur, masih boleh. Baca sahaja yang anda selalu baca waktu sujud. Ringankanlah badan kita untuk melakukan sujud syukur selalu, agar kita tidak lupa diri dengan kejayaan atau kecapaian sendiri.
